Jika lewat membaca kita berkenalan dengan penulis, apa menulis serta merta berarti memperkenalkan diri? Ah, belum tentu kan..

Rabu, 23 Maret 2016

Menyoal Tukkol

Dalam bahasa Indonesia, tukkol diartikan sebagai gigi berlubang namun sering disamakan saja dengan sakit gigi. Bagi mereka yang punya pengalaman dengan penyakit satu ini, tentu paham betapa tidak nyaman jika tukkol mulai melanda. Tapi, apa hubungannya dengan Tasi? 

Jadi begini ceritanya.. Sewaktu sekolah dulu, untuk kali pertama, gigiku sakit bukan main hingga timbulkan bengkak. Waktu tahu, ia menyarankan, “Cabut aja nanti..” maksudnya ketika sakitnya reda. Kuiyakan meski tak terlalu yakin akan menurut. 

Ia mengaku punya riwayat penyakit yang sama. Bahkan lebih parah karena sekaligus di kanan dan kiri. Sudah lama dicabut sehingga tak pernah kambuh lagi. Entah karena merasa tak dipercaya, ia mengnganga dan menunjukkan bekas pencabutan dengan mimik serius. 

Menghilangkan gigi mungkin memutuskan potensi sakit di masa mendatang. Namun banyak ahli menyarankan untuk sebisa mungkin mempertahankan keberadaan gigi, karena erat kaitannya dengan sistem saraf dan peredaran darah, yang salah-salah dapat berakibat fatal bagi kesehatan.

Tidak ada komentar: